7 Aktivitas Simpel Ini, Buat Anak Betah Stay at Home

Pandemi Covid-19 atau Corona berdampak pada berbagai lini kehidupan masyarakat, tak hanya tentang kesehatan, namun hal lain seperti: laju bisnis, pelayanan publik, hingga dunia pendidikan.

Berbagai kebijakan pemerintah untuk memutus rantai persebaran virus Covid-19, seperti: pemberlakuan social distancing, work from home, hingga kebijakan belajar dari rumah atau stay at home yang diterapkan Kementrian Pendidikan Republik Indonesia sudah mulai dilakukan masyarakat.

Buat anak betah di rumah

Kebijakan agar siswa tetap belajar di rumah (stay at home) ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi para orangtua untuk tetap menjaga anaknya tetap dalam rumah. Khususnya bagi anak sekolah dasar atau berusia 7 – 13 tahun. Usia dimana anak masih suka bermain dan memiliki rasa ingin tahu yang besar.

Namun Anda tak perlu bingung, karena sebenarnya aktivitas sederhana yang biasa dilakukan di rumah, bisa menjadi aktivitas menyenangkan saat stay at home.

Bila anak Anda sudah mulai bosan dengan gadget dan kesenangan pribadinya saat di rumah, coba lakukan 7 aktivitas sederhana ini bersama-sama:

1. Olahraga Bersama

Olahraga ringan seperti: sit up, push up, senam singkat dan olahraga ringan lainnya bisa dilakukan bersama-sama. Selain memberikan penyegaran dan pekerjaan yang baru, anak dan orangtua bisa sehat dan bugar bersama-sama.

2. Membersihkan rumah

Ketika sudah berada di rumah dalam waktu yang lama, anak-anak akan merasa bosan dengan aktivitas di gawainya dan menganggap berbagai kegiatan rumahan adalah hal yang menyenangkan. Kegiatan membersihkan rumah yang dinilai membosankan atau bahkan tidak pernah dilakukan ini, akan menjadi kegiatan menyenangkan sekaligus quality time bersama keluarga.

3. Membaca buku

Ajaklah anak membaca buku bersama. Bagi anak di usia sekolah dasar, buku pengetahuan dan cerita penelitian akan menarik dan menjawab rasa ingin tahu anak. Jadikan diri Anda sebagai pendongeng dan pembaca materi edukasi yang menyenangkan bagi anak.

4. Eksplorasi masakan

Libatkan anak-anak dalam urusan masak memasak. Mengiris sayur mayur dan mengikuti proses masak sesuai resep, akan memudahkan anak berkreasi dan muncul rasa ingin tahu yang tinggi. Selanjutnya, ajaklah mereka menikmati hasil masakan yang sudah dimasaknya.

5. Berkreasi

Pasti ada barang-barang di rumah yang sudah tidak terpakai atau bahkan sudah lama tidak dijamah. Diantaranya, cat air, plastisin, kertas bekas dan hal-hal yang mungkin bisa ditemui di rumah. Daripada barang-barang tersebut tidak berfungsi, baiknya berkreasilah bersama anak-anak, seperti membuat hasil lipat tangan, melukis, dan membuat berbagai bentuk kreatif.

6. Buat mini games

Banyak permainan (games) ringan yang bisa dilakukan di rumah, seperti: tebak gambar, tebak kata, permainan tradisional, dan lain sebagainya. Selain bisa meningkatkan quality time, hal ini juga bagus untuk mengenalkan anak pada permainan tradisional dan meningkatkan perkembangan motoriknya.

7. Bercengkrama

Bercengkrama dengan keluarga, seperti hanya bercanda dan bercerita di atas tempat tidur, ruang tamu, ruang tengah dan spot rumah lainnya, akan mempermudah anak menjadi dekat dengan orangtua. Hal ini berkaitan dengan perkembangan psikolog dan keterbukaan anak.

Terapkan 7 aktivitas sederhana ini ketika anak sudah mulai bosan dengan kesibukannya di rumah. Pastikan anak betah di rumah dan bisa melakukan social distancing untuk memutus rantai persebaran COVID 19. Bahkan bila Anda harus ke luar rumah, Anda dapat memantau anak Anda tetap dalam rumah melalui ponsel dengan bantuan smart alarm.

***
Artikel ini kali pertama dipublikasikan:

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.