7 Tips Menjadi Marketing Professional, Nomor 6 Paling Mudah

Menjalani profesi sebagai Sales Development Representative (SDR) atau biasa dikenal sebagai sales, adalah profesi yang menantang. 

Meskipun biasanya posisi ini diisi oleh pekerja entry level yang belum memiliki pengalaman, akan tetapi pekerjaan satu ini cukup kompleks. Sebagai agen penjual produk maupun jasa perusahaan seorang sales harus memiliki keterampilan penjualan dan pemasaran sekali mampu memenuhi target angka penjualan. 

From: Pixabay


Mengutip dari laman Saleshacker.com berikut 7 Tips Menjadi Marketing Professional adalah di bawah ini:

1. Manajemen Waktu

Sebagai seorang sales Anda harus mengelola waktu Anda secara mandiri, berbeda dengan kebanyakan pekerja yang memiliki jam kerja tetap. Kuncinya adalah, alokasi waktu untuk setiap aktivitas, penyusunan jadwal pekerjaan, serta hindari jadwal yang tidak penting. 

Sebagai seorang sales junior, Anda sering mengalami dilema dengan calon pelanggan yang menyita sebagian besar waktu Anda. Jadi ketika Anda berada dalam situasi tersebut, Anda perlu mempertimbangkan potensi dari klien tersebut serta pengaruhnya kepada bisnis Anda. 

2. Buat Laporan Rutin

Adanya laporan ataupun rekap dari perkembangan pekerjaan Anda, membuat pekerjaan Anda berbeda dengan karyawan lainnya. 

Laporan detail dari pekerjaan Anda tentu membuat tim Anda terkesan. Lebih dari itu, dengan adanya rekapitulasi perkembangan pekerjaan kita mengetahui kapan target sales Anda merosot ataupun ketika memenuhi target.

Dengan demikian, berdasarkan data tersebut baik Anda maupun atasan Anda bisa membuat evaluasi. Anda cukup menyisihkan 30 detik untuk melaporkan perkembangan pekerjaan Anda kepada atasan. 

3. Bekerja di Kantor

Banyak dari kita yang bekerja di kantor modern alias bekerja dari rumah. Sebagai sales, Anda akan sering melihat sales senior bekerja dari luar kota atau perjalanan untuk pertemuan dengan klien. Kondisi tersebut tentunya sangat menggoda Anda sebagai sales baru yang masih banyak bekerja di belakang meja kantor. 

Akan tetapi, bagi sales pemula, menghabiskan waktu lebih banyak di kantor memberikan banyak manfaat. Anda akan belajar lebih banyak dari kolega Anda di kantor. Bekerja di kantor juga menjadi kesempatan emas untuk mengenal rekan kerja Anda lebih dekat. 

Hal ini akan bermanfaat jika suatu hari nanti Anda diharuskan untuk bekerja sama dengan mereka dalam satu tim 

4. Tetapkan Tujuan  (Goal)

Untuk menetapkan ada rumus sederhana yang bisa Anda terapkan, yaitu berapa banyak X (usaha) yang dibutuhkan untuk mencapai Y (tujuan)?

Tanpa tujuan yang jelas, Anda sangat mudah untuk terjebak dalam kegiatan lain yang tidak relevan dengan tujuan. Dengan adanya tujuan yang pasti, akan memaksa Anda untuk memfokuskan segala usaha dan pikiran kepada tujuan tersebut. 

5. Kenali klien Anda

Keterampilan yang tidak kalah pentingnya adalah mengenali klien Anda. Dalam penjualan, Anda harus berpikir bagaimana mengenali klien Anda sebagai pembeli potensial. 

Untuk memuluskan jalan Anda, bisa dengan mengumpulkan informasi terkait klien, seperti pekerjaan, keberhasilan, dan tantangan yang sedang mereka hadapi. 

Berbicara kepada klien tanpa mengetahui latar belakang mereka ibarat Anda sedang mengikuti wawancara pekerjaan akan tetapi Anda tidak mengetahui pekerjaan yang Anda lamar. Persiapan juga perlu dilakukan ketika Anda berbicara lewat sambungan telepon. 

6. Bangun Komunikasi 

Sales adalah tentang komunikasi, baik kepada tim, atasan dan klien. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membangun komunikasi yang baik dengan mereka. 

Bermula dari tata cara pengiriman email. Jika Anda mengirim email usahakan dengan bahasa yang simple, mudah dimengerti dan to the point. Perhatikan juga tatanan bahasa Anda dalam mengirim email, meskipun itu hanya kepada rekan kantor. 

Komunikasi dengan klien tidak kalah pentingnya. Meskipun terbilang cara lama, akan tetap komunikasi lewat telepon masih menjadi pilhan terbaik untuk menjalin kerjasama dengan mereka. 

Utarakan maksud Anda dengan tutur bahasa yang baik. Hindari percakapan yang terdengar seperti sales, Anda bisa berbicara dengan klien seperti rekan kerja alih-alih sebagai sales.

7. Miliki Rasa Keingintahuan

Memulai karier sebagai sales ibarat mulai menyelam pertama kali. Tiba-tiba Anda berada dalam kondisi dan suasana baru di sekitar Anda. 

Tentunya, kecemasan mewakili perasaan Anda. Sayangnya, Anda harus membuang jauh-jauh perasaan cemas tersebut, sebab dapat mengganggu kinerja Anda. 

Mulailah untuk mengubah mindset Anda dari kecemasan kepada rasa ingin tahu. Jika Anda cemas akan masa depan seperti klien yang akan Anda hadapi, maka ubahlah rasa cemas tersebut dengan rasa ingin tahu klien Anda.

***
Artikel kali pertama dipublikasikan di 7 Tips Jitu Seorang Sales Professional

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.