4 Tips Ampuh Memaksimalkan Omzet dengan Visual Merchandising

Seringkali saat kita memasuki toko, supermarket atau minimarket yang awalnya hanya melihat-lihat saja akhirnya jadi membeli. Anda pasti juga pernah mengalaminya, bukan? Hal ini dikarenakan display atau penataan barang yang terlihat dari luar sangat menarik dan rapi sehingga menarik perhatian para calon pembeli. Dari penataan barang yang rapi juga menimbulkan kesan seakan-akan toko tersebut memiliki barang dagangan yang lengkap serta dibutuhkan banyak konsumen. Menata barang dagangan memang membutuhkan kreativitas tersendiri agar bisa menarik minat para konsumen. Manusia adalah tipe visual artinya sesuatu hal yang menarik akan membuat perhatiannya fokus pada hal tersebut. Selain itu, tugas menata barang ini memiliki istilah yaitu, “visual merchandising”. Sedangkan, untuk pelaksana kegiatan ini disebut Merchandiser (MD). Visual merchandising merupakan kegiatan yang bertujuan menciptakan tampilan toko yang nyaman demi meningkatkan jumlah pengunjung dan volume penjualan.

4 Tips Ampuh Memaksimalkan Omzet dengan Visual Merchandising
Pola Merchandising


Agar toko Anda bisa menghasilkan keuntungan besar dan bisa menarik minat para konsumen maka kami berikan tips visual merchandisingsebagai berikut.

1. Tentukan Brand Toko

Brand merupakan identitas berupa nama, gambar, warna atau simbol yang akan membuat toko Anda mudah diingat oleh pembeli serta membedakan toko Anda dengan kompetitor. Brand sangatlah penting karena menunjukkan seberapa besar kesungguhan Anda dalam menjual barang dengan kualitas terjamin dan bisa dipercaya. Misalnya, Alfamaret atau Indomaret yang memiliki warna tulisan dan nama yang berbeda. Meskipun tanpa membaca nama toko salah satu dari minimarket ini kita sudah bisa mengenali dan membedakannya.

2. Tentukan Tema dan Promo Menarik

Anda harus tahu apa yang saat ini menjadi trend agar bisa menjadi tema display (penataan produk) yang tidak monoton dan berbeda. Misalnya, saat bulan Ramadhan datang, maka desain toko dibuat menarik dan barang yang diperlihatkan berwarna hijau cerah dan dihiasi ketupat lebaran. Atau saat perayaan hari Natal maka desain toko dan barang dominan warna merah juga dihiasi pita berwarna emas. Apalagi ada banyak promo serta diskon yang menarik, pasti akan ada banyak pengunjung yang berdatangan. Hal ini akan memberikan atmosfer berbeda yang sesuai dengan keinginan calon pembeli. 

3. Penataan produk (display)

Syarat wajib dalam menciptakan display yang baik adalah tempat pemajangan barang atau rak harus bisa memuat barang dagangan agar mudah dilihat, dicari, dan dijangkau. Tempatkan produk dengan warna cerah dan kombinasikan dengan produk berwarna cerah lainnya (perhatikan kontras warna), misal warna merah, kuning, dan orange agar lebih cepat tertangkap mata oleh calon pembeli. Yang paling penting kelompokkan produk yang sama pada satu rak. Jangan sampai menjejalkan banyak produk di satu rak sehingga terlihat penuh dan menumpuk. Selain itu, harus memperhatikan keamanan dari potensi kehilangan barang maupun barang mudah pecah. Tempatkan barang yang mudah pecah di dalam etalase atau di belakang kasir untuk mengurangi risiko cedera bagi pengunjung lain terutama anak kecil.

Setelah membaca tips di atas, semoga bisa membantu Anda dalam meningkatkan profit penjualan. Manfaatkan pula teknologi barcode scanner dari Kana Secure untuk mempermudah dan mempercepat proses transaksi jual beli di toko Anda.

***
Sumber artikel : kanasecure.com
Sumber gambar : www.invasystems.com

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.