Kamis, 17 Mei 2018

4 Strategi Jitu Mengelola Gudang yang Baik dan Benar

Bagi perusahaan yang mengelola barang dengan jumlah ribuan adalah tantangan yang sangat besar. Apalagi perusahaan memiliki banyak cabang sehingga harus teliti dalam mengelola stok gudang di berbagai lokasi. Pengelolaan gudang berkaitan erat dengan penjualan. Jadi, kalau stok barang di gudang tidak sesuai maka akan menghambat proses penjualan bahkan bisa menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Maka dari itu, kami bagikan strategi jitu mengelola gudang yang baik dan benar sebagai berikut.

4 Strategi Jitu Mengelola Gudang yang Baik dan Benar
Via KanaSecure.com


1. Atur arus masuk dan keluar barang

Pengelolaan gudang masih berantakan? Sebaiknya buatlah SOP (Standard Operating Procedure). SOP akan sangat membantu admin gudang dalam mengelola penerimaan dan pengeluaran barang sehingga barang bisa dikelola dengan mudah serta bisa sampai ke tangan konsumen tepat waktu. Contohnya, SOP penerimaan barang berisi prosedur saat menerima barang harus menggunakan check list (nama barang, jumlah, jenis, dan lain-lain), gudang tidak boleh menerima barang yang tidak sesuai dengan surat pesanan, harus ada saksi (salah satu tim gudang) dan sudah disetujui oleh Manajer Logistik.

2. Miliki informasi stok barang yang akurat

Lakukan pencatatan stok barang masuk dan keluar dengan akurat. Untuk menghindari kekeliruan, menghemat waktu dan tenaga gunakanlahbarcode scanner untuk scan barang yang sudah ditempelkan barcode. Data barang yang sudah di-scan akan otomatis masuk ke dalam komputer. Tujuannya adalah untuk mengetahui stok barang saat ini dan menjadi acuan dalam menentukan jumlah stok barang yang akan datang. Jika barang yang didatangkan melebihi kapasitas atau kurang maka akan merugikan perusahaan. Sebaiknya diskusikan dulu jumlah stok yang akan didatangkan dengan tim pemasaran agar stok barang tidak ada yang mubazir.

3. Cek keadaan barang

Pastikan barang yang sudah datang dicek dulu sebelum dimasukkan ke dalam gudang. Pengecekan ini membantu admin gudang mengetahui barang mana yang cacat produksi, isi tidak lengkap, atau tidak sesuai dengan yang dipesan sebelumnya. Jika menemukan barang dengan keadaan seperti itu segera pisahkan atau tempatkan ke tempat khusus dengan memberikan label yang bertuliskan keterangan cacat.

4. Bersihkan ruangan dan rapikan stok barang

Jangan lupa selalu bersihkan ruangan dan barang agar debu-debu tidak menempel. Rapikan juga stok barang agar saat dibutuhkan bisa diambil dengan cepat. Pisahkan barang berdasarkan jenis, merk, stok baru datang, stok yang sudah lama, dan tanggal kadaluwarsa ke rak yang berbeda agar tidak tercampur dengan barang lain. Jadi, penghitungan stok lama yang terjual dan belum terjual bisa diketahui lebih awal.

Mengelola barang di gudang bukanlah hal remeh. Perlu ketelitian, kerja keras, dan data yang akurat untuk menunjang pengelolaan gudang. Salah pencatatan, salah pesan barang, atau ada barang cacat bisa menghambat perusahaan dalam mencari keuntungan. Oleh karena itu, gunakan teknologi barcode scanner dari Kana Secure untuk membuat sistem pergudangan yang efisien serta efektif.
***

Sumber gambar dan artikel : supplychaindigital.com/ www.fingerspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar